Aqidah Seorang Muslim – Tanya Jawab V

350
0
BERBAGI
Soal 41 : Dari apa diciptakan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam.
Jawaban : Allah menciptakan Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam dari nutfah.
Dalil dari AlQur’an :
åõæó ÇáøóÐöí ÎóáóÞóßõãú ãöäú ÊõÑóÇÈò Ëõãøó ãöäú äõØúÝóÉ(ÛÇÝÑ: ãä ÇáÂíÉ67)
Dialah yang menciptakan kalian dari tanah kemudian dari nutfah.
Dalil dari sunnah :
[Åä ÃÍÏßã íÌãÚ ÎáÞå Ýí ÈØä Ããå ÃÑÈÚíä íæãÇð äØÝÉ] ãÊÝÞ Úáíå
Sesungguhnya seorang diantara kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya empat puluh hari sebagai nutfah.
Soal 42 : Apa hukum jihad dijalan Allah?
Jawaban : Jihad wajib dengan harta, jiwa dan lisan.
Dalil dari AlQur’an :
ÇäúÝöÑõæÇ ÎöÝóÇÝÇð æóËöÞóÇáÇð æóÌóÇåöÏõæÇ ÈöÃóãúæóÇáößõãú æóÃóäúÝõÓößõãú(ÇáÊæÈÉ: ãä ÇáÂíÉ41)
Berangkat lah jihad dalam kondisi ringan maupun berat dan berjihad lah dengan harta kalian dan jiwa kalian
Dalil dari sunnah :
[ÌÇåÏæÇ ÇáãÔÑßíä ÈÃãæÇáßã æÃäÝÓßã æÃáÓäÊßã] ÕÍíÍ ÑæÇå ÃÈæ ÏÇæÏ.
Berjihad lah melawan orang-orang musyrikin dengan harta kalian, jiwa kalian dan lidah kalian
Soal 43 : Apa wala’ untuk orang beriman ?
Jawaban : Yaitu cinta, menolong orang-orang yang beriman yang bertauhid.
Dalil dari AlQur’an :
æóÇáúãõÄúãöäõæäó æóÇáúãõÄúãöäóÇÊõ ÈóÚúÖõåõãú ÃóæúáöíóÇÁõ ÈóÚúÖ(ÇáÊæÈÉ: ãä ÇáÂíÉ71)
Orang beriman laki dan perempuan sebagian mereka sebagai wali sebagian yang lainnya
Dalil dari sunnah :
[ÇáãÄãä ááãÄãä ßÇáÈäíÇä íÔÏ ÈÚÖå ÈÚÖÇð] ÑæÇå ãÓáã
Orang mukmin bagi mukmin yang lainnya seperti satu bangunan sebagian menguatkan sebagian yang lainnya.
Soal 44 : Apakah boleh berloyalitas kepada orang kafir dan menolong mereka?
Jawaban : Tidak boleh berloyalitas kepada orang kafir dan menolong mereka.
Dalil dari Al-Qur’an :
æóãóäú íóÊóæóáøóåõãú ãöäúßõãú ÝóÅöäøóåõ ãöäúåõã(ÇáãÇÆÏÉ: ãä ÇáÂíÉ51)
Barang siapa mengambil mereka sebagai wali maka sesungguhnya dia termasuk dari golongan mereka .
Dalil dari sunnah :
[Åä Âá Èäí ÝáÇä áíÓæÇ áí ÈÃæáíÇÁ] ãÊÝÞ Úáíå
Sesungguhnya keluarga bani fulan bukan waliku [karena mereka orang kafir]
Soal 45 : Siapa wali itu ?
Jawaban : Wali adalah orang beriman yang bertaqwa?
Dalil dari AlQur’an :
ÃóáÇ Åöäøó ÃóæúáöíóÇÁó Çááøóåö áÇ ÎóæúÝñ Úóáóíúåöãú æóáÇ åõãú íóÍúÒóäõæä ÇáÐíä ÂãäæÇ æßÇäæÇ íÊÞæäó(íæäÓ:62)
Ketauhilah sesungguhnya wali-wali Allah tidak ada rasa takut atas mereka juga tidak mereka sedih. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka bertaqwa.
Dalil dari sunnah :
[Åä æáíí Çááå æÕÇáÍ ÇáãÄãäíä] ãÊÝÞ Úáíå
Sesungguhnya waliku adalah Allah dan orang beriman yang sholeh
Soal 46 : Untuk apa Allah menurunkan Al-Qur’an.
Jawaban : Allah menurunkan Al-Quran untuk diamalkan.
Dalil dari AlQur’an :
ÇÊøóÈöÚõæÇ ãóÇ ÃõäúÒöáó Åöáóíúßõãú ãöäú ÑóÈøößõãú æóáÇ ÊóÊøóÈöÚõæÇ ãöäú Ïõæäöåö ÃóæúáöíóÇÁ(áÃÚÑÇÝ: ãä ÇáÂíÉ3)
Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Robb kalian dan jangan ikuti wali selainNya.
Dalil dari sunnah :
[ÇÞÑæÇ ÇáÞÑÂä æÇÚãáæÇ Èå æáÇ ÊÓÊßËÑæÇ Èå] ÕÍíÍ ÑæÇå ÃÍãÏ
Bacalah AlQur’an dan amalkan, jangan engkau memperbanyak harta dengannya .
Soal 47 :Apakah kita mencukupkan diri dengan Alqur’an dari hadits.
Jawaban :Kita tidak mencukupkan diri dengan Al-Qur’an dari hadits.
Dalil dari AlQur’an :
æóÃóäúÒóáúäóÇ Åöáóíúßó ÇáÐøößúÑó áöÊõÈóíøöäó áöáäøóÇÓö ãóÇ äõÒøöáó Åöáóíúåöãú(ÇáäÍá: ãä ÇáÂíÉ44)
Dan telah kami turunkan peringatan kepadamu agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang diturunkan kepada mereka.
Dalil dari sunnah :
[ÃáÇ æÅäí ÃæÊíÊ ÇáÞÑÂä æãËáå ãÚå] ÕÍíÍ ÑæÇå ÃÈæ ÏÇæÏ
Ketauhilah sesungguhnya aku diberi AlQur’an dan sepertinya bersamanya.
Soal 48 : Apakah kita mendahulukan satu ucapan diatas ucapan Allah dan rasulNya.
Jawaban : Kita tidak mendahulukan satu ucapan diatas ucapan Allah dan RasulNya.
Dalil dari Al-Qur’an :
íóÇ ÃóíøõåóÇ ÇáøóÐöíäó ÂãóäõæÇ áÇ ÊõÞóÏøöãõæÇ Èóíúäó íóÏóíö Çááøóåö æóÑóÓõæáöåö(ÇáÍÌÑÇÊ: ãä ÇáÂíÉ1)
Hai orang-orang beriman janganlah kalian mendahului dihadapan Allah dan RasulNya
Dalil dari sunnah :
[áÇ ØÇÚÉ áÃÍÏ Ýí ãÚÕíÉ Çááå ÅäãÇ ÇáØÇÚÉ Ýí ÇáãÚÑæÝ] ãÊÝÞ Úáíå
Tidak ada ketaatan untuk seseorang dalam maksiat kepada Allah, tiada lain ketaatan itu ada dalam hal yang baik .
(Dinukil dari ÚÞíÏÉ ÇáãÓáã, “Aqidah Setiap Muslim”, Penulis : Syaikh Muhammad Jamil Zainu)